Zakat Sukses Siap Tanggap Bencana Lewat FGD FOZ

Rabu, 29 Agustus 2019 LAZ Zakat Sukses diundang untuk menghadiri acara Focus Group Discussion (FGD) Forum Zakat (FOZ) di Surabaya dengan tema “Penyusunan Joint Protocol Tanggap Bencana”. Lokasi acara tersebut berada di aula LAZ Nurul Hayat pusat, Surabaya. Dengan dihadiri oleh para anggota Forum Zakat yang merupakan Lembaga penghimpun zakat yang tersebar di daerah Indonesia, ruangan aula tersebut terasa ramai.

Dibuatnya diskusi ini adalah karena Indonesia dinilai kurang tanggap dalam menghadapi bencana, baik pra bencana maupun pasca bencana. Berkaca dari kejadian gempa Palu yang mengakibatkan banyak korban jiwa serta penjarahan tak terkendali, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Forum Zakat akhirnya membuat diskusi ini untuk mitigasi bencana dengan maksimal.

Menurut perwakilan dari BNPB, Pangarso Suryotomo pengetahuan kebencanaan dalam keluarga sangatlah penting. “Walaupun anda – anda sering menjadi relawan dan membantu setiap ada bencana, namun apabila anak-anak atau keluarga anda tidak tahu apa itu bencana dan bagaimana cara menanggulanginya, maka tugas dasar anda adalah cerdaskan mereka, baru bantu yang lain”, tuturnya.

“Lembaga Zakat dapat membantu korban bencana karena kondisi seseorang dapat berubah dalam titik kemiskinan ketika terkena dampak bencana, oleh karena itu FOZ mengadakan FGD ini untuk kebencanaan.” Tambahnya dalam sambutan acara FOZ Focus Group Discussion.

Beliau berharap bahwa peran lembaga zakat diharapkan dapat menjadi arah baru dalam hal kebencanaan.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pembawaan materi mengenai kebencanaan. Dalam penyampaian materinya, menurut Syamsul Ardiansyah, selaku narasumber dari Manajer Pemulihan dan Lingkungan Dompet Dhuafa mengatakan, “Hasil Penelitian Gempa di Kobe, Jepang menunjukkan bahwa 35% dari jumlah orang yang selamat dikarenakan bisa menyelamatkan diri sendiri. 27% dari jumlah orang yg selamat karna ditolong oleh orangg yg lewat atau tetangganya. 2,7% dari jumlah orang yg selamat karna ditolong oleh team rescue”.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa mitigasi bencana pada masyarakat berupa kesadaran akan tanggap bencana mempengaruhi rasio hidup seseorang. Dengan begitu, jumlah kerugian kematian dapat ditekan.

Acara ditutup ba’da Isya dengan pembahasan lebih rinci mengenai kerjasama tiap lembaga zakat dalam hal kebencanaan dan dilanjutkan pada hari selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *