Yuk Senyum!

Berinteraksi kepada sesama merupakan hakikat dari makhluk sosial. Manusia sebagai makhluk sosial tentunya membutuhkan proses berbagi informasi kepada sesamanya. Informasi tersebut dapat berupa kabar diri maupun berita yang sedang hangat di media, ataupun hal lainnya.

Salah satu kunci keberhasilan dalam berinteraksi adalah gestur dan ekspresi yang kita gunakan. Ekspresi wajah akan menimbulkan kesan tersendiri bagi lawan bicara kita. Ekspresi yang salah akan menimbulkan kesalahan penafsiran yang akan membuat fatal komunikasi. Fatalnya komunikasi akan menghasilkan input yang kabur bagi lawan bicara.

Tersenyum merupakan ekspresi yang menandakan keadaan senang, riang, ramah, dan terbuka. Dengan tersenyum dalam mengawali interaksi akan menciptakan suasana hangat dalam suatu obrolan. Senyum juga dapat memberikan rangsangan bahagia pada diri sendiri. Dengan begitu, kedua belah pihak pun akan merasakan suasana yang nyaman dan akrab.

Dalam Islam, tersenyum dianjurkan bagi seorang muslim. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: “SENYUM KALIAN BAGI SAUDARANYA ADALAH SEDEKAH, BERAMAR MAKRUF DAN NAHI MUNGKAR YANG KALIAN LAKUKAN UNTUK SAUDARANYA JUGA SEDEKAH, DAN KALIAN MENUNJUKKAN JALAN BAGI SESEORANG YANG TERSESAT JUGA SEDEKAH.” (HR TIRMIZI DAN ABU DZAR).

Pentingnya tersenyum dalam hadits tersebut menunjukkan bahwa ada banyak manfaat yang tersebar ketika seseorang tersenyum. Dalam hadits tersebut pun dijelaskan bahwa sekedar tersenyum merupakan sedekah yang dimana sedekah dapat dihitung sebagai ibadah.

Oleh karena itu, tersenyumlah dalam menjalani hari – hari. Bisa jadi, orang yang sedang dalam keadaan murung dapat menjadi ceria ketika terkena pancaran dari kehangatan senyum ikhlas yang kita berikan.