Tebar Senyuman Yatim Bersama Zakat Sukses dan BNI Syariah

Sosok seorang ayah merupakan pahlawan bagi setiap anak – anaknya. Ayah yang menjadi tulang punggung keluarga juga harus menjadi contoh untuk anak dan istrinya atau bisa juga disebut ‘imam’. Bagi para ‘makmumnya’, tentu seorang imam tidak boleh terlihat salah, karena seorang ayah menjadi ‘wajah’ utama sebuah keluarga.

Namun bagaimana apabila sebuah keluarga ditinggalkan sosok seorang ayah? hal malang tersebut tentunya akan membuat anak – anaknya kehilangan sosok yang dikaguminya, kehilangan seorang pemimpin dalam sebuah keluarga. Sehingga anak – anak yang ditinggalkan (yatim) ini sangat butuh kasih sayang dan uluran tangan.

Berdasar dari hal tersebut, aksi kebaikan dilakukan oleh LAZ Zakat Sukses dan BNI Syariah dalam rangka memberikan senyuman kepada para anak yatim. Kegiatan yang diadakan tanggal 01 November tersebut bertajuk “Hasanah Tak Pernah Putus Berbagi”. Kegiatan ini berbentuk santunan dan dongeng anak untuk menghibur para anak yatim agar senantiasa ceria dalam menjalani kehidupan.

Kegiatan ini terbentuk atas dasar pesan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bahwa pentingnya mengasihi anak yatim. Mereka yang ditinggal pergi oleh seorang ayah perlu diberikan kasih sayang lebih dan juga semangat untuk menjalani kehidupan ini.

Kegiatan yang bertempat di Masjid Asy Syakur, Perumahan Pesona mungil Kota Depok ini melibatkan kurang lebih 40 anak yatim. Dimana semua anak yatim ini merupakan binaan dari LAZ Zakat Sukses.

Ustadz Muhammad Siri, selaku Ketua DKM Masjid Asy Syakur mengapresiasi kegiatan kebaikan ini. Menurutnya, syiar kebaikan ini perlu diluaskan mengingat pentingnya kita menjaga dan memelihara anak yatim yang memang disunahkan Rasulullah.

Ka Taufan bersama boneka bernama ‘Ciko’ sedang menghibur anak-anak

Kegiatan Santunan selain diisi oleh penyerahan bantuan dan uang saku, juga diisi oleh dongeng anak. Ka Taufan, selaku pendongeng membuat peserta tersenyum simpul dan bahkan tertawa lewat aksinya bersama si Ciko, boneka anak kecil. Dengan cerita kebaikan yang harus dilakukan oleh seorang anak yang soleh, Ka Taufan berharap para anak tersebut dapat meneladaninya dan mengambil nilai kehidupannya.

Acara ditutup dengan foto bersama dan makan – makan. Suasana akrab dan hangat terpancar ketika semuanya berbaur dan berbagi makanan satu sama lain. Dengan adanya gerakan ini diharapkan dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dalam mengayomi anak yatim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *