Tanya Jawab Seputar Qurban bersama Ustadz H. Farid Nu’man Hasan, S.S.

Apakah tidak sah kurban orang yang belum melakukan aqiqah?

Jawaban :

Bismillah wal hamdulillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah Wa Ba’d.

Sebagian ulama, seperti Qatadah, melarang berqurban bagi yang belum aqiqah. Beliau berkata :

“ Tidak sah qurban sampai dia aqiqah dulu.” (Ibnu Abi Syaibah dalam Al Mushannaf no. 24269)

Hanya saja pendapat ini menyendiri. Umumnya para ulama menilai keduanya sebagai Sunnah yang berdiri sendiri dengan sebab yang berbeda, dan tidak saling menganulir.

Jika rezeki lapang maka lakukan saja kedua – duanya diwaktu yang bersamaan, dengan kata lain hewannya masing – masing. Jika dalam keadaan susah dan sempit, silahkan ambil pendapat yang membolehkan keduanya bisa digabungkan niatnya pada satu kambing.

Syaikh Abdullah Al Faqih Hafizhahullah mengatakan :

“Masalah menyatukan niat (qurban dan aqiqah) adalah diperselisihkan ulama, ada yang membolehkan seperti Imam Ahmad dan pihak yang sepakat dengannya. Di antara mereka ada yang melarangnya, karena keduanya memiliki maksud yang berbeda. Qurban itu merupakan tebusan untuk diri sendiri, sedangkan aqiqah tebusan untuk kelahiran anak, oleh karena itu keduanya tidak saling mencakup.”

Maka, tidaku ragu lagi inilah (pendapat yang melarang) adalah pendapat yang lebih utama untuk diikuti bagi yang sedang lapang rezekinya. Ada pun bagi yang sempit rezekinya maka pendapat Imam Ahmad lebih utama baginya. (Fatawa Asy Syabakah Al Islamiyyah no. 885).

Demikian, Wallahu a’lam.

Dikutip dari buku Panduan Praktis Ibadah Bulan Dzulhijjah & Qurban karangan Ust. H. Farid Nu’man Hasan, S.S.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *