Subang Dilanda Banjir, LAZ Zakat Sukses Lakukan Penyaluran Bantuan

Air sungai yang meluap akibat tingginya curah hujan di sebagian besar wilayah di Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada tanggal 8 Februari 2021 menyebabkan sekitar 15.014 rumah terendam banjir dan 35.827 jiwa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman. Menurut penuturan salah satu korban, banjir tiba-tiba datang pada pukul 02.00 pagi saat sebagian besar warga sedang beristirahat. Meski beberapa hari sebelumnya warga sudah mendapatkan peringatan dini mengenai kemungkinan datangnya banjir sehingga sebagian besar harta benda bisa diselamatkan dengan cara meletakannya ke tempat yang lebih tinggi, akan tetapi ketinggian air yang hampir mencapai langit-langit rumah cukup membuat para korban kesulitan menyelamatkan diri dan beberapa barang-barang hanyut.

Pada tanggal 11 Februari 2021, tim Aksi Tanggap Bencana LAZ Zakat Sukses melakukan penyaluran langsung ke salah satu lokasi di Kecamatan Subang yang merupakan wilayah terdampak paling parah akibat adanya banjir bandang ini. Lokasi tersebut terletak di Kecamatan Pamanukan, tepatnya pada lokasi pengungsian di dusun Lengkongjaya.

Didampingi oleh LAZ Al-Bunyan beserta beberapa relawan setempat, LAZ Zakat Sukses memberikan bantuan untuk sekitar 400 korban di sana berupa 900 buah pampers baru, 10 dus mie instan, 100 buah paket untuk anak-anak, 50 kg beras, 40 buah selimut, 50 buah kerudung anak, beberapa baju layak pakai, serta toren air yang dapat menampung 500 liter air bersih. Selain itu, tim Aksi Tanggap Bencana LAZ Zakat Sukses juga melakukan trauma healing untuk menghibur anak-anak di sana dengan memberikan dongeng menarik dan beberapa permainan.

“Airnya tinggi hampir ke atap, si Bapak (suami) sampai tenggelam. Saya sama Bapak berenang sendirian ke depan, nggak ada yang bantu. Pakai bantuan tali tambang aja itu supaya saya nggak kebawa arus,” ujar salah seorang korban banjir sembari mengajak tim Aksi Tanggap Bencana LAZ Zakat Sukses mengunjungi rumahnya yang masih terendam banjir setinggi lutut. Sambil menangis, beliau menceritakan kronologi saat banjir bandang tiba-tiba datang. Tempat tinggalnya yang terletak tepat di bantaran sungai membuat beberapa perabotan serta barang-barang di rumah hancur tersapu banjir. Beliau menuturkan ada salah satu tetangga yang kala itu sedang sakit dan tidak sempat menyelamatkan diri sehingga menjadi korban jiwa akibat banjir yang menerjang.

Saat tim Aksi Tanggap Bencana LAZ melakukan penyaluran, terlihat banjir masih menggenang di sebagian besar rumah warga. Kehadiran bantuan bagi para korban dan trauma healing yang diberikan menghadirkan antusiasme tinggi dari masyarakat. Mereka mengaku senang karena bantuan dari para donatur melalui LAZ Zakat Sukses yang diberikan sangat membantu dalam mencukupi kebutuhan mereka untuk bertahan selama melewati masa recovery pascabanjir.

Menurut salah seorang kordinator setempat, diperkirakan warga masih harus bertahan di pengungsian hingga tiga atau empat hari ke depan setelah air surut dan curah hujan tidak terlalu tinggi untuk membuat air sungai kembali naik. Harapannya, semoga para korban banjir di Kecamatan Pamanukan maupun kecamatan lain di Subang yang juga terdampak banjir diberikan ketabahan dan dapat kembali beraktivitas dengan normal seperti sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *