Sinergi Zakat Sukses Bersama FOZ Dalam Pengentasan Kemiskinan

Kemiskinan merupakan polemik bagi suatu negara dan sangat sulit untuk dientaskan dan menjadi permasalahan tersendiri. Dari tahun ke tahun selalu ada keluarga yang berubah dari terancam miskin menjadi miskin.

Definisi miskin itu sendiri adalah bagaimana kemampuan dasar seseorang untuk memenuhi kebutuhan dasar minimum. Kebutuhan dasar minimum tersebut meliputi sandang pangan dan papan. Indeks WorldBank mendefinisikan keadaan miskin sebagai orang yang memiliki penghasilan sebesari $21 perhari/perjiwa, sedangkan Baznas menetapkannya dengan hak kifayah berupa penghasilan sebesar Rp3.100.000 perbulan, dibawah itu maka tergolong masyarakat miskin.

Berkenaan dengan hal itu, Forum Zakat (FOZ) sebagai asosiasi lembaga zakat di Indonesia mengadakan Focus Group Disscussion (FGD) yang membahas mengenai pengentasan kemiskinan di Indonesia pada hari Kamis, 10 Oktober 2019 di Rumah Gemilang Indonesia, LAZ Al Azhar, Kota Depok.

Sebanyak 60 LAZ yang tergabung di Forum Zakat dan tersebar di Indonesia hadir mengikuti FGD pengentasan kemiskinan tersebut. Diisi oleh Nana Sudiana selaku Sekretaris Jendral FOZ, Prof. Sigit Iko Sugondo selaku Wakil Ketua Bidang Kerjasama dan Energi, dan Angga Nugraha selaku Ketua Bidang Kerjasama dan Energi.

“Zakat itu fiskal, tidak berubah sejak zaman Rasulullah, maka pendayagunaannya harus fiskal juga.” tutur Prof. Sigit ketika sedang membahas implementasi zakat di Indonesia. “Fiskal negara yang tidak masuk pemasukan seperti zakat ini yang kita berdayakan sebagai pengentasan kemiskinan.” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, dibuat mengenai tim-tim yang terdiri dari beberapa lembaga zakat mengenai pengentasan kemiskinan. Selain itu, FOZ berharap bahwa semua LAZ yang tersebar di Indonesia dapat bekerjasama dengan BAZNAS dan pemerintah untuk menanggulangi kemiskinan di Indonesia.