Sedekah Menyantuni Fakir Miskin Wujud Kepedulian Kita Semua

Penulis: Shofa Syahidah

Sahabat, bersedekah merupakan salah satu wujud syukur kita terhadap karunia Allah SWT. Anjuran Islam mengenai bersedekah tidak terbilang banyaknya. Hal ini menandakan bahwa sedekah merupakan suatu amalan sunnah yang sangat dianjurkan. Dalam hadits riwayat Ahmad, disebutkan bahwa naungan bagi seorang mukmin pada hari kiamat adalah dari sedekahnya. 

Salah satu bentuk sedekah yang umum dilakukan ialah menyantuni fakir miskin dan dhuafa. Perbuatan tersebut merupakan suatu amalan untuk meningkatkan keteguhan iman kita kepada Allah SWT. Setiap sedekah yang berlandaskan keridhoan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. 

Mengapa kita harus menyedekahkan harta kita untuk para fakir miskin?

Hal ini karena keadaan fakir miskin dan dhuafa tidak seberuntung kita yang saat ini mungkin mendapatkan kecukupan hidup dan kelancaran untuk memperoleh sesuatu. Maka dari itulah, Rasulullah saw. menganjurkan pada kita semua untuk memelihara hidup para yatim dan dhuafa.

“Barang siapa melapangkan kesempitan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan melapangkan baginya kesusahan di hari kiamat, dan barang siapa memudahkan kesukaran seseorang, maka Allah akan memudahkan baginya di dunia dan akhirat.” 

(HR Muslim)

Walaupun sekilas terpikirkan jika selalu menyisihkan harta untuk sedekah adalah suatu perbuatan yang dapat mengurangi kekayaan, namun kenyataannya tidak. Allah SWT. menjanjikan balasan yang lebih atas harta yang kita pinjamkan dari bersedekah. Dalam QS. Al-Baqarah ayat 245, “Siapa yang memberi pinjam kepada Allah dengan pinjaman yang baik, pasti Allah berikan ganjaran kepadanya yang berlipat ganda”.

Selain itu, hendaknya kita senantiasa memperbaharui serta meningkatkan rasa belas kasih terhadap orang-orang tak berpunya. Hal ini dikarenakan dengan berbagi kepada orang-orang yang lebih membutuhkan seperti bersedekah, hati kita akan condong untuk lebih tenang. Hati yang tenang merupakan kunci dari jiwa dan raga yang sehat. Menyantuni fakir miskin dengan bersedekah juga dapat menghindari diri dari perilaku bermegah-megahan. Dalam QS. At-Takatsur ayat 1, sifat bermegah-megahan berpotensi membuat kita lalai dari melaksanakan perbuatan baik lainnya. 

Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita sebagai umat muslim berlomba-lomba dalam bersedekah. Dalam hal ini, sedekah yang diperuntukkan bagi fakir miskin, dhuafa, ataupun orang-orang yang membutuhkan lainnya dapat bertindak untuk membersihkan hati, menolak bencana, serta sebagai naungan di akhirat kelak. Dalam QS. An-Nahl ayat 96, disebutkan bahwa bersedekah dengan niat karena Allah justru akan mengekalkan harta sebab apa yang ada di sisi Allah pasti kekal.

Yuk, kita rutinkan bersedekah sebagai bentuk kepedulian kita! Sedekah dengan mudah disini.