Pra RAKER Zakat Sukses : Membangun Sinergi dan Strategi Untuk Perubahan Signifikan dalam Pemberdayaan Umat

Rapat kerja (raker) sudah menjadi tugas bagi pimpinan dan Penyelenggara Negara baik di Tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, ataupun pada organisasi baik bersifat profit maupun non-profit. LAZ Zakat Sukses sebagai lembaga/organisasi tentunya merasa butuh dengan kegiatan yang berhubungan dengan perencanaan setahun kedepan itu.

Dilaksanakan pada 28 – 29 Oktober 2019 di Hotel Kinasih, Tapos, Kota Depok LAZ Zakat Sukses menggelar acara Pra Raker sebagai persiapan lembaga untuk mematangkan acara Raker pada 30 November 2019 mendatang. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh amil Kantor Pusat dan beberapa perwakilan dari relawan dan amil channel Zakat Sukses.

Sunarto Zulkifli, Direktur LAZ Zakat Sukses memberikan arahan dalam sambutannya

Menurut Sunarto Zulkifli, selaku Direktur Utama LAZ Zakat Sukses dalam sambutan dan pemaparannya pada pembukaan acara pra raker tersebut mengatakan bahwa salah satu yang menjadi penunjang baik/buruknya suatu lembaga adalah para SDM nya. Semakin baik, maka tujuan/goals dari lembaga akan mudah didapat.

Beliau mengibaratkan seseorang yang pergi umroh dan ingin ibadahnya sempurna perlu perjuangan yang maksimal. “Harus sehat jasmani dan rohani, in sya Allah kita kuat!” tuturnya.

Dalam pra raker tersebut dibahas mengenai target-target untuk tahun 2020 mendatang dan juga penetapan target penghimpunan yang melebihi tahun 2019, yaitu Rp25.960.000.000,-. Target ini menjadi semangat bagi para amil untuk bekerja lebih maksimal dalam pemberdayaan umat lewat penyaluran zakat, infak, dan juga sedekah.

Selama dua hari tersebut, para amil Zakat Sukses berdiskusi untuk mengeluarkan kebijakan terbaiknya dalam pengelolaan zakat secara maksimal. Mereka berharap, dengan adanya pra raker ini dapat merapihkan segala kekurangan yang ada di Zakat Sukses.

Di hari pertama, dibahas mengenai draft rencana apa saja yang akan dimatangkan di Raker nanti. Pada kesempatan ini semua peserta diberikan kebebasan berpendapat mengenai apa saja yang harus dilakukan oleh Zakat Sukses selaku pengelola zakat di Kota Depok. Kegiatan yang juga disebut dengan brainstorming ini ditutup pada siang hari dan dipresentasikan setelah Dzuhur.

Ustadz Fathoni dalam sesi Motivasi Kerja

Pada tanggal 28 malam, diadakan motivasi kerja kepada para amil agar lebih maksimal dalam bekerja. Kegiatan tersebut diisi oleh Ustadz Fathoni Yasin yang juga Ketua Dewan Pembina LAZ Zakat Sukses. Bertajuk “Agile or Punah”, Ustadz Fathoni mengangkat isu pesatnya ilmu teknologi yang di 2019 ini semakin gencar dilakukan.

“Apabila suatu lembaga tidak dapat beradaptasi dengan cepat, lambat laun lembaga tersebut akan bangkrut/punah. Sudah banyak contohnya, Nokia dan Blackberry menjadi salah satu perusahaan yang kurang beradaptasi. Akibatnya? mereka menjadi punah tergerus zaman. Lain halnya dengan lembaga yang ‘agile’ atau gesit, mereka sangat adaptif dan bersahabat dengan perubahan zaman.” tutur Ustadz Fathoni.

Beliau membandingkan kondisi tersebut kepada para amil sebagai SDM dan berpesan agar menjadi SDM yang “agile” dalam menghadapi zaman. “Di lembaga yang bergerak di bidang zakat ini diperlukan peningkatan layanan dalam bidang teknologi agar semua data terintegrasi dan tersaji secara baik kepada para donatur” pungkasnya.

Proses penandatanganan komitmen LAZ Zakat Sukses

Di hari kedua, acara pra raker mulai membahas hal yang lebih rinci terkait draft yang sudah dibuat di hari sebelumnya. Mengangkat isu tema lembaga, para peserta masing-masing beropini dan membuat gagasan-gagasan terbaiknya. Setelah gagasan diputuskan, acara ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman terkait komitmen dalam meraih target penghimpunan di 2020 nanti.

Para peserta yang sudah melakukan pra raker selama dua hari tersebut berharap semoga angin perubahan dapat berhembus merubah LAZ Zakat Sukses menjadi lembaga terbaik dan LAZ Kota yang menjadi model nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *