Peduli Palestina, SDIT Mutiara Islam Depok Ajarkan Kebersamaan Kepada Siswanya

Bila seorang atau sekelompok mukmin menderita kesulitan, maka mukmin yang lain juga seharusnya merasakan itu. Itulah makna ukhuwah sesungguhnya. Islam mendorong Umatnya untuk menerjemahkan ukhuwah dalam kehidupan sehari-hari. Agar mereka dapat merasakan apa yang diderita saudaranya se-agama, untuk selanjutnya memberikan bantuan apapun bentuknya agar meringankan beban dan penderitaan saudaranya itu.

Betapa banyak Kaum Muslimin di penjuru bumi yang masih belum merasakan ketenangan dan ketentraman hidup. Betapa Negara-negara mayoritas Muslim sekarang sedang bergejolak. Di Palestina, sejak mencetusnya perang sampai sekarang, sudah banyak sekali orang wafat dalam upaya memperjuangkan kebebasan dan kemuliaan rakyat. Tanah dan sumber daya mereka dirampas oleh Israel dan mereka sangatlah tidak berdaya.

Berkenaan dengan itu, pada tanggal 28 Januari 2020 SDIT Mutiara Islam memberikan edukasi kepada para siswanya mengenai kepedulian dan kebersamaan sesama Muslim. Edukasi tersebut dibalut dalam dongeng anak yang bekerja sama dengan LAZ Zakat Sukses.

Dengan Kak Didi UK selaku pendongeng nasional, anak – anak diberikan pelajaran ringan mengenai kebersamaan. Dibantu oleh ‘partnernya’ yang bernama Monkah yang merupakan boneka monyet sukses membuat anak – anak terhibur lewat gerak – gerik jenaka Kak Didi UK dan si Monkah.

Peserta yang semuanya adalah siswa kelas 1 – 6 SDIT Mutiara Islam Depok tersebut dibuat memahami konflik yang terjadi di Palestina dengan ringan dan baik. Mereka diajarkan bagaimana kebersamaan dapat membantu mereka yang dilanda konflik lewat tali persaudaraan sesama Muslim.

Anak – anak yang ingin membantu para korban konflik Palestina disediakan wadah donasi oleh LAZ Zakat Sukses. Mereka berharap dengan kontribusi kecil mereka, dapat mengubah kondisi anak – anak di Palestina menjadi lebih baik.