Ngabuburit, LAZ Zakat Sukses dan TKIT Az Zahra adakan Dongeng anak

Gerimis sore di daerah Mampang, Sawangan, Kota Depok tidak menyurutkan semangat anak – anak TKIT Az Zahra untuk hadir dalam kegiatan Ramadhan. Kegiatan yang diadakan pada 16 Mei 2019 itu merupakan salah satu agenda Ramadhan yang diadakan pihak civitas TKIT Az Zahra. Total terhitung ada sekitar 30 anak yang hadir memadati ruangan ukuran 3×3 m2 dalam kegiatan tersebut. Kegiatan tersebut diadakan dalam ruangan kelas TKIT Az Zahra yang berlokasi didaerah Mampang yang berdekatan dengan rumah – rumah penduduk.

Agenda Ramadhan yang diadakan TKIT Az Zahra yang bekerja sama dengan LAZ Zakat Sukses tersebut tergolong singkat. Dalam susunan kegiatan hanya ada dongeng, santunan, dan juga buka puasa bersama. Acara dimulai setelah sholat Ashar dan diakhiri pada pukul 18.00 WIB atau selepas buka puasa dan sholat Magrib. Untuk menunggu berbuka puasa, anak – anak disuguhkan dengan dongeng yang menarik. Dongeng tersebut dibawakan oleh Pak Asep yang merupakan pendongeng dari LAZ Zakat Sukses.

Pak Asep atau biasa disapa dengan nama panggungnya, “Mr. Cuih” sukses menarik perhatian peserta diawal pembukaan dongengnya. Menurut Pak Asep, nama “Mr. Cuih” bukan hanya sekedar nama panggung. Nama tersebut merupakan singkatan dari Cerdas, Unik, Interaktif, dan Heboh. Dalam dongengnya yang bertema Ramadhan dan anak – anak, pak Asep selalu mengingatkan kepada anak – anak untuk mengejar cita – citanya setinggi mungkin. Karena dengan adanya cita – cita, semangat untuk menggapainya akan lebih tinggi. Beliau juga berpesan kepada anak – anak agar menjadi anak yang mandiri. Dengan menjadi anak yang mandiri akan disayang orang tua.

Nasehat yang dibalut dengan aksi kocak nan jenaka itu menjadi kesan tersendiri bagi anak – anak. Karena dengan hal tersebut, anak – anak secara tidak sadar akan terproses pola pikir yang mandiri dan juga proses perkembangan interaksi kepada sesama akan terbantu yang berkaca lewat kisah yang didongengkan.

Salah satu peserta yang bernama Atala mengungkapkan rasa senangnya ketika ditanya mengenai kegiatan dongeng tersebut. Dengan lugunya, ia mengatakan bahwa menyenangkan mendengar dongeng yang dibawakan oleh Pak Asep atau Mr. Cuih. Ketika ditanya mengenai cita – citanya, ia bercita – cita ingin menjadi seorang polisi atau tentara. Karena menurutnya, profesi tersebut sangat keren dimatanya. Ketika ditanya apakah mau menjadi seorang pendongeng, ia menggeleng, “Malu…”ucapnya. Memang, menurut Pak Asep, menjadi seorang pendongeng harus memiliki rasa percaya diri yang besar. “Harus total! Karena peran yang kita mainkan kalo ga menjiwai bisa fatal akibatnya dan ga enak diliat” ujar Pak Asep ketika ditanya bagaimana kiat menjadi seorang pendongeng yang baik.

Di akhir acara, diadakan sesi foto bersama dan buka puasa bersama. Suasana cair terlihat pada saat buka puasa bersama karena semua orang ikut duduk bersama dan berbuka bersama. Baik anak – anak, panitia, Pak Asep, maupun orang tua dari peserta agenda Ramadhan.