Menuju RW Bersih, RW 20 Adakan Persiapan Launching Program ‘Sedekah Minyak Jelantah’

Gaya hidup ramah lingkungan seakan menjadi kebutuhan bagi masyarakat sekarang ini. Kondisi lingkungan yang serba tercemar membuat masyarakat harus sadar akan bahaya pencemaran lingkungan. Dengan adanya masalah tersebut membuat masyarakat harus ‘kembali’ hidup berdampingan dengan alam tanpa harus merusaknya.

Salah satu limbah yang menjadi penyebab pencemaran lingkungan adalah minyak sisa memasak/jelantah. Minyak jelantah ini merupakan limbah rumah tangga yang dapat mencemari air dan tanah. Namun masyarakat pada umumnya masih belum terlalu sadar akan dampak dan bahaya dari pencemaran lingkungan tersebut.

dari kiri ke kanan; Hermansyah – pengelola Bank Sampah, Sunarto Zulkifli – Direktur LAZ Zakat Sukses, Sarbini Syarif – Ketua RW 20 Abadijaya, M. Rizki Akbar – Manajer Program LAZ Zakat Sukses

Untuk menanggulangi hal tersebut, LAZ Zakat Sukses bekerjasama dengan RW 20 Abadijaya ‘RW Cahaya Sukses’ dan Bank Sampah Induk Rumah Harum berencana membuat sebuah program pengolahan minyak jelantah secara terpadu. Program tersebut bernama ‘Sedekah Minyak Jelantah’.

Perencanaan program tersebut dilakukan di kediaman Ketua RW 20 Abadijaya, bapak Sarbini Syarif. Dilakukan pada tanggal 15 Februari 2020, perencanaan program tersebut dihadiri oleh LAZ Zakat Sukses, Bank Sampah Harum, dan seluruh RT yang ada di RW 20 dan perwakilan dari PKK serta Posyandu/Posbindu.

Program tersebut merupakan sub program dari RW Cahaya Sukses, RW 20 di bidang ekonomi dan lingkungan. Minyak jelantah nantinya akan dikumpulkan dengan sistem sedekah. Minyak yang sudah dikumpulkan akan diolah oleh Bank Sampah Induk Rumah Harum sebagai Biodiesel atau produk sabun cuci.

bapak Hermansyah sedang menjelaskan program Sedekah Minyak Jelantah

Menurut Hermansyah, selaku perwakilan dari Bank Sampah Induk Rumah Harum dan promotor penggerak pengelola limbah minyak jelantah mengatakan, “Rata-rata per rumah, yang memiliki minimal 2 anak menghasilkan limbah minyak jelantah sebanyak 2 liter perbulannya. Dimana satu liter minyak jelantah dapat mencemari 1000 liter air bersih.”

Salah satu warga sedang bertanya mengenai kejelasan program

Direktur LAZ Zakat Sukses, Sunarto Zulkifli menambahkan bahwa dengan adanya program ini diharapkan dapat meminimalisir dampak pencemaran akibat minyak jelantah tersebut. Dan juga memberikan nilai lebih dari sekedar sampah karena disedekahkan sehingga mendapat pahala.

Sebagai kelanjutan dari program tersebut, nantinya akan dibuat launching program pada tanggal 23 Februari 2020. Rencananya proses launching tersebut akan diresmikan oleh Walikota Depok, bapak Mohammad Idris.