LAGI, Zakat Sukses Bogem Dua Pedagang di Sukmajaya


Lagi dan lagi. LAZ Zakat Sukses kembali hadir di tengah masyarakat Kota Depok, pada kesempatan kali ini di kawasan Sukmajaya. Kehadirannya kali ini bertujuan untuk mencari dua pedagang UMKM yang akan dibogem. Bogem atau kepanjangan dari Borong Gerobak UMKM merupakan program sosial kemanusiaan LAZ Zakat Sukses yang rutin dilaksanakan setiap hari Jumat untuk membantu masyarakat dhuafa menumbuhkan perekonomiannya.

Pada Jumat (09/09/2022) Pukul 13.00 WIB di Masjid Jami’ Al Muhajirin, LAZ Zakat Sukses telah menemukan dua pedagang sekaligus yang akan dibogem. Kedua pedagang tersebut bernama Bapak Sugianto (pedagang bakso) dan Bapak Wendy Kusuma (penjual siomay). Masing-masing pelaku UMKM tersebut diborong oleh LAZ Zakat Sukses sebanyak 100 porsi untuk dibagikan kepada sejumlah warga baik muda, dewasa, maupun lansia.

Bogem kali ini terlihat berbeda dari Jumat sebelumnya. Sebab, pembagian bogem dibantu oleh tim Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jami’ Al Muhajirin dengan menggunakan kupon kepada setiap jemaah Jumat yang hendak mengambil siomay atau bakso. Hal ini mengakibatkan proses pembagian siomay dan bakso kepada penerima manfaat berjalan dengan tertib, teratur, dan kondusif. Tidak hanya jamaah Jumat, warga sekitar pun turut mewarnai kemeriahan pembagian bogem pada hari itu.

Kedua pedagang tersebut mengaku senang dan bangga karena dagangannya diborong oleh LAZ Zakat Sukses sehingga mereka memiliki kesempatan waktu istirahat di rumah lebih lama. Perjuangan Pak Sugiano dalam berjualan bakso memiliki rentetan waktu yang lama dan bersejarah. Sejak tahun 1995 hingga saat ini, Pak Sugianto masih bertahan menjual bakso dengan cara keliling menggunakan gerobak andalannya di daerah Salak Raya.

Biasanya, Pak Sugianto berjualan sehari bisa 8 jam lebih, dimulai pukul 10.00 s.d 18.00 WIB. Tujuan beliau berjualan hanya satu, yaitu demi menghidupi keluarganya di rumah. Namun siapa sangka, kepada tim LAZ Zakat Sukses beliau mengatakan biasanya hanya menghabiskan 15 porsi dari 8 jam berjualan. Sedih rasanya mendengar hal tersebut. Pastinya, beliau lelah dan berjuang sekuat tenaga demi kebahagiaan keluarganya di rumah.

Cerita serupa juga mendatangi penjual siomay yang dibogem hari ini. Bapak Wendy Kusuma juga merupakan lulusan SD yang telah berjualan siomay sejak tahun 1995 hingga saat ini. Lebih dari 25 tahun berjualan siomay, biasanya Pak Wendy mangkal di depan Puskesmas menunggu para pekerja maupun pelajar beristirahat dan membeli dagangannya. Dalam sehari, biasanya Pak Wendy meraup omzet 50 ribu rupiah. Namun, keuntungan tersebut harus kembali berputar untuk menghidupi istri dan kedua anaknya di rumah.

Ucapan terima kasih pun bermunculan baik dari Pak Sugianto maupun Pak Wendy karena telah terpilih untuk dibogem dagangannya pada hari itu. “Alhamdulillah, berkah sekali.. doa untuk Zakat Sukses makasih untuk tim Zakat Sukses mudah-mudahan sukses selalu selamanya berkah. Aamiin,” ujar Bapak Sugianto.

Sementara Bapak Wendy juga mengucapkan “Alhamdulilah senang banget. Semoga kedepannya lancar terus. Saat pandemi penjualan saya jauh menurun, namun sekarang Alhamdulillah sudah mulai stabil ditambah diborong dagangan saya hari ini oleh LAZ Zakat Sukses, terima kasih ya,” pungkasnya.