Keutamaan Shalat Dhuha, Tata Cara dan Doa


Keutamaan Shalat Dhuha, Tata Cara dan Doa – Shalat Dhuha adalah shalat Sunnah yang dapat dilakukan setiap muslim disaat waktu dhuha. Waktu dhuha adalah waktu dimana 20 menit setelah matahari terbit dan diakhiri hingga waktu zuhur. Dalam sholat dhuha, rakaat yang dilakukan adalah bisa 2, 4, 6, 8, 10, dan maksimal 12 rakaat. Dalam melakukan shalat dhuha, shalatnya dilakukan dalam satuan salam setiap 2 rakaat.

Meskipun hukum shalat ini adalah Sunnah, Rasulullah SAW selalu mengingatkan para muslim untuk selalu rutin melakukan shalat dhuha, yang disebutkan dalam hadits berikut:

“Kekasihku (Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam) telah berwasiat kepadaku tentang tiga perkara agar jangan aku tinggalkan hingga mati; puasa tiga hari setiap bulan, shalat dhuha dan tidur dalam keadaan sudah melakukan shalat witir.” (HR. Bukhari)

Banyak ulama berpendapat bahwa shalat dhuha dapat memperlancar datangnya rezeki hingga jodoh. Pendapat ini tidak salah, karena doa yang diajarkan mengandung permintaan agar dibukakan pintu rezeki. Namun, agar niat kita tidak melenceng hanya mengharap dunia semata. Kita harus meluruskan niat kita setiap melaksanakan shalat dhuha. Berikut ini keutamaan-keutamaan shalat dhuha yang bisa memotivasi Anda agar memiliki niat yang lurus.

Keutamaan Shalat Dhuha

Lalu, apa saja keutamaan yang dimiliki dalam shalat sunnah yang dianjurkan Rasul ini?

  1. Pengganti Sedekah

“Setiap pagi, ruas anggota tubuh kalian harus dikeluarkan sedekahnya. Amar ma’ruf adalah sedekah, nahi mungkar adalah sedekah, dan semua itu dapat diganti dengan shalat dhuha dua raka’at.” (HR Muslim)

Salah satu keutamaan ini adalah keutamaan yang paling iconic dari shalat dhuha. Siapapun yang melakukan shalat dhuha maka sama saja melakukan pahala melakukan sedekah. Namun hal ini jangan dijadikan alasan untuk tidak bersedekah karena jika Anda bersedekah dan melakukan shalat dhuha, pahala yang berlipat akan Allah limpahkan kepada Anda.

  • Menjadi Orang yang Tidak Lalai

Selain itu, keutamaan shalat dhuha berikutnya adalah siapa pun yang melakukannya tidak akan dianggap lalai. Oleh karena itu, dalam mencari rahmat Allah SWT, hendaknya kita selalu melaksanakan shalat dhuha agar kita tidak lengah dan lalai. Berikut hadits yang mengatakannya,

“Setiap pagi, ruas anggota tubuh kalian harus dikeluarkan sedekahnya. Amar ma’ruf adalah sedekah, nahi mungkar adalah sedekah, dan semua itu dapat diganti dengan shalat dhuha dua raka’at.” (HR Muslim)

  • Dosanya Diampuni

“Siapa yang membiasakan (menjaga) shalat dhuha, dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.” (HR At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Siapapun yang melakukan shalat dhuha, akan diampuni sebesar apapun dosanya. Keutamaan ini dapat menjadi motivasi Anda untuk melakukan shalat dhuha. Setiap orang tentu saja tidak sempurna dan tidak memiliki dosa, sebagai umat muslim kita harus selalu ingat bahwa hidup kita masih penuh dengan dosa dan kita dapat menghapus dosa tersebut dengan secara rutin melakukan sholat dhuha. InsyaAllah seluruh dosa kita dihapuskan jika kita lakukan shalat sunnah ini dengan rutin.

  • Mendapatkan Istana Surga

“Barang siapa sholat dhuha 12 rakaat, Allah akan membuatkan untuknya istana di surga.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Jika Anda memilih untuk melakukan 12 rakaat saat shalat dhuha secara rutin, maka di hari akhir kelak nanti Allah akan menyediakan satu istana di surga. Istana ini kelak akan menjadi tempat tinggal Anda setelah Anda masuk surga Allah SWT.

  • Mendapatkan Pintu Khusus di Surga

Keutamaan shalat dhuha yang terakhir adalah membangun pintu khusus di surganya. Dikenal dengan nama Pintu Dhuha, pintu ini diperuntukkan bagi mereka yang rajin dan rutin menunaikan sholat dhuha setiap hari. Jadi, Anda bisa mendapatkan pintu khusus untuk masuk surga dengan menunaikan shalat dhuha setiap harinya seperti dalam hadits;

“Sesungguhnya di surga ada salah satu pintu yang dinamakan Pintu Dhuha, bila datang hari kiamat malaikat menjaga surga memanggil; mana ia yang melazimkan shalat Dhuha? Inilah pintu kalian, maka masukilah dengan kasih sayang Allah.” (HR.Thabrani)

  • Shalat Orang-Orang Awwabin

Shalat dhuha juga dikenal dengan sebutan shalat awwabin. ‘Awwabin’ berasal dari kata ‘Awwab’ yang berarti orang yang kembali kepada Allah, atau orang yang mudah bertaubat. Orang yang melaksanakan shalat dhuha dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT ini lah yang disebut sebagai orang-orang Awwabin.

Hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada yang bisa menjaga shalat dhuha kecuali orang awwab (sering bertaubat). Dan shalat dhuha adalah shalat awwabin.” (HR. Ibnu Khuzaimah 1224, Thabrani dalam al-Ausath dan dishahihkan al-Albani dalam As-Shahihah, no. 703)

Tata Cara Shalat Dhuha

Bagaimana tata cara shalat dhuha? Pada dasarnya, tata cara shalat dhuha sama seperti shalat 2 rakaat pada umumnya. Perbedaannya hanya terdapat pada niat dan doanya. Berikut ini pedoman shalat sunnah dhuha yang dilaksanakan setiap 2 rakaat:

  1. Rakaat Pertama
  2. Membaca Niat Shalat Dhuha
  3. Takbiratul ihram, diikuti dengan doa iftitah
  4. Membaca surat Al-Fatihah
  5. Membaca surat pendek juz 30
  6. Melakukan Ruku dengan tu’maninnah
  7. Melakukan I’tidal
  8. Sujud pertama
  9. Duduk di antara dua sujud
  10. Melakukan sujud kedua
  • Rakaat Kedua
  • Kemudian berdiri lagi mengucapkan takbiratul ihram untuk menunaikan rakaat kedua.
  • Membaca surat Al-Fatihah
  • Membaca surat pendek juz 30
  • Melakukan ruku dengan tu’maninnah
  • Melakukan I’tidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Melakukan sujud kedua
  • Duduk tahiyatul akhir kemudian salam
  • Beristighfar kemudian membaca doa

Berikut doa setelah shalat Dhuha :

اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ
اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعْسِرًا (مُعَسَّرًا) فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu. Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu, kekuatan-Mu dan kekuasaan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang shalih.”

Sahabat Zakat, yuk kita perbanyak shalat dhuha dimasa hidup kita. Agar kita mendapatkan banyak keutamaannya di hari akhir nanti. Selain mendirikan shalat dhuha, kita juga bisa menambahkan pahala dengan berinfaq/bersadaqah melalui LAZ Zakat Sukses yang sudah dipercaya dalam menghimpun dan mendistribusikan dana infaq dan sedekah.

LAZ Zakat Sukses juga telah mempermudah pembayaran infaq, sadaqah, dan zakat dengan pembayaran online ataupun secara langsung ke Zakat Sukses yang terletak di di Jl. K.H.M. Yusuf Raya No.95, Mekarjaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat. Jika kalian ingin membayarkan secara online, maka kalian dapat melakukannya melalui https://digizakat.com/zakat-sukses atau melalui transfer ke rekening zakat sukses.

LAZ Zakat Sukses juga telah mempermudah pembayaran infaq, sadaqah, dan zakat dengan pembayaran online ataupun secara langsung ke Zakat Sukses yang terletak di di Jl. K.H.M. Yusuf Raya No.95, Mekarjaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat. Jika kalian ingin membayarkan secara online, maka kalian dapat melakukannya melalui https://digizakat.com/zakat-sukses atau melalui transfer ke rekening zakat sukses.

Please follow and like us: