Hanya Menyelamatkan Al-Qur’an Pada Saat Banjir, LAZ Zakat Sukses Salurkan Bantuan Kepada Ibu Sainah dan Para Korban Banjir Jakarta

Sepertinya sudah tak asing di kalangan masyarakat bahwa ketika musim hujan tiba banjir menjadi salah satu yang kehadirannya dianggap ‘biasa’ oleh warga Jakarta. Namun, hujan deras yang melanda kota Jakarta terutama di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada hari Jum’at (19/2/2021) malam hingga Sabtu (20/2/2021) pagi menyebabkan banjir dengan ketinggian yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Tak hanya itu, air yang meningkat dalam waktu singkat pun memiliki arus yang cukup deras dan merusak beberapa dinding rumah warga. Meski begitu, beruntung tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut karena warga masih sempat menyelamatkan diri mereka ke lokasi yang lebih aman.

            Pada hari Selasa (23/2/2021) sekitar pukul 13.00, Tim Aksi Tanggap Bencana LAZ Zakat Sukses melakukan penyaluran langsung kepada korban terdampak banjir di salah satu lokasi bencana banjir Jakarta, yakni di Pejaten, Mampang, Jakarta Selatan, sebagai salah satu lokasi yang terdampak paling parah akibat banjir. Alfian Febriansyah, sebagai salah satu dari Tim Aksi Tanggap Bencana LAZ Zakat Sukses yang turun langsung ke lokasi kejadian, menuturkan kurang lebih terdapat 193 KK yang menjadi korban bencana tersebut.

Malam itu ketinggian air mencapai kira-kira 160 cm. Hujan yang sangat deras meluapkan air sungai sekitar dengan cepat, sehingga para korban hanya memiliki sedikit waktu untuk menyelamatkan diri beserta barang-barang berharga yang dimiliki.

Ibu Sainah dan Alfian Febriansyah (Relawan)

“Saat banjir saya bingung ingin bawa apa. Saya lihat Qur’an saya, langsung saya ambil dan saya bawa sambil menyelamatkan diri dari banjir, hanya itu yang sempat saya bawa,” ujar Ibu Sainah yang merupakan salah satu korban banjir. Banjir terjadi pada hari Jum’at sekitar pukul 10.00 malam dan baru surut sekitar hari Minggu pukul 03.00 pagi.

Bantuan yang diberikan oleh LAZ Zakat Sukses kepada para korban adalah baju layak pakai, perlengkapan kebersihan (sabun, pasta gigi, dan lain-lain), beras seberat 100 kg, serta sembako. Semoga dengan disalurkannya bantuan tersebut dapat membantu para korban dalam menjalani fase pascabanjir dan dapat beraktivitas normal kembali.