Berzakat di LAZ Zakat Sukses, Mengurangi Kewajiban Pajak

 

Memasuki bulan Maret dan April bagi sebagian orang dianggap sebagai bulan pajak. Karena  sebagai warga negara Indonesia yang taat membayar pajak diharuskan untuk melaporkan dan membayar pajaknya. Hal ini disebabkan Direktorat Jendral Pajak Indonesia menetapkan bulan Maret dan April sebagai waktu untuk pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT). Sehingga bagi perorangan atau badan yang telah memiliki wajib pajak harus melapor kepada kantor pajak terkait pajak yang akan dibayar. Kewajiban membayar pajak berlaku bagi semua warga negara, tak terkecuali seorang muslim. Sebagai seorang muslim, ada kewajiban lain yang harus segera dibayarkan selain pajak, yaitu zakat. Kedua hal tersebut merupakan instrumen yang berbeda namun sama-sama merupakan kewajiban yang harus ditunaikan.

Sejak adanya UU No. 38 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat, dan kemudian lebih dipertegas oleh UU terbaru yaitu UU No. 23 Tahun 2011, bahwa zakat dapat menjadi pengurang membayar pajak membuat angin segar bagi umat Muslim di Indonesia. Kemudian diperkuat dengan UU No. 36 Tahun 2008 tentang Perubahan Keempat atas UU No. 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan.

Pasal 4 ayat (3) huruf a nomor 1, menjelaskan bahwa “Yang dikecualikan dari objek pajak adalah: bantuan atau sumbangan, termasuk zakat yang diterima oleh badan amil zakat atau lembaga amil zakat yang dibentuk atau disahkan oleh pemerintah dan yang diterima oleh penerima zakat yang berhak atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib bagi pemeluk agama yang diakui di Indonesia, yang diterima oleh lembaga keagamaan yang dibentuk atau disahkan oleh pemerintah dan yang diterima oleh penerima sumbangan yang berhak, yang ketentuannya diatur dengan atau berdasarkan Peraturan Pemerintah”. Ketentuan serupa ditegaskan pula dalam Pasal 9 ayat (1) UU Pajak Penghasilan. Selain itu, Pasal 1 ayat (1) PP No. 60 Tahun 2010 tentang Zakat atau Sumbangan Keagamaan yang Sifatnya Wajib yang Boleh Dikurangkan dari Penghasilan Bruto.

Di tahun 2019 ini, melalui Peraturan Direktur Jendral Pajak Nomor PER-05/PJ/2019 LAZ (Lembaga Amil Zakat) Zakat Sukses telah resmi ditunjuk menjadi salah satu Lembaga Zakat yang dapat mengelola zakat serta menjadi pengurang kewajiban pajak. Semoga hal ini dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada LAZ Zakat Sukses.

Jadi jangan tunggu lagi, ayo membayar zakat di LAZ Zakat Sukses. Sahabat Zakat, Menebar Manfaat.